Archive for Juni, 2011


Pacar Rahasia

[intro] C
Dm Em F D/F# G

C A/C# Dm G Em
Kau yang tlah berdua Ternyata masih inginkanku
Am Dm G
Walau ku tahu ini salah apa daya ku tlah cinta

C A/C# Dm G Em
kamu datang padaku bertanya Maukah ku jadi yang kedua
Am Dm G
Menjadi pacar rahasia Lalu aku pun terima

[chorus]
F G
Meski harus terbagi
Em Am
Percayalah aku tak perduli
Dm G
Kelak kau pun mengerti
C C7
Akulah yang terbaik

F G
Tinggalkan saja dia
Em Am
Biarlah aku menjadi yang pertama
Dm Em F D/F# G
Bersamaku pastikan lebih bahagia

C A/C# Dm
tapi jangan sampai dia curiga
G Em
Gantilah namaku dihandphonemu
Am Dm G
Buat seolah ku tak ada diantara kau dan dia

[interlude] F G Em Am Dm G C C7
F G Em Am Dm G C

[chorus]
F G
Meski harus terbagi
Em Am
Percayalah aku tak perduli
Dm G
Kelak kau pun mengerti
C C7
Akulah yang terbaik

F G
Tinggalkan saja dia
Em Am
Biarlah aku menjadi yang pertama
Dm Em F D/F# G
Bersamaku pastikan lebih bahagia

F G
Meski harus terbagi
Em Am
Percayalah aku tak perduli
Dm G
Kelak kau pun mengerti
C C7
Akulah yang terbaik

F G
Tinggalkan saja dia
Em Am
Biarlah aku menjadi yang pertama
Dm Em F D/F# G
Bersamaku pastikan lebih bahagia

[outro] D C CMaj7…

Jika Zaja Bisa

Am F
jika ku bisa…
C
jika ku bisa…
Am F C
jika ku bisa

[intro] Am F C

Am F C G
jika ku bisa melupakanmu
Am F C Dm
mengapa cinta pergi dari hatiku

[intro] Am F C G

Am F C G
jika ku bisa meyakinkanmu
Am F C Dm
hidupku ini nafasku ini

F G Am
hanya untukmu hanya untukmu

[reff]
Am F
kuharus bagaimana
C G
mengatakan semua
Am F
jika diriku ini
C Dm
tak ingin kau miliki

Am F C G
mengapa dulu kau pilih aku
Am F C Dm
jika tak bisa hidup denganku

F Em
kuharap kau mengerti bukan aku yang memilih
Dm C
cintaku tak bertepi tak termakan oleh waktu
F Am C
andaikan aku bisa menentukan yang terjadi
F Fm
ouuoo…ooo..ooo

[interlude] Am F C G
Am F C Dm

[reff]
Am F
kuharus bagaimana
C G
mengatakan semua
Am F
jika diriku ini
C Dm
tak ingin kau miliki
Am F
kuharus bagaimana
C G
mengatakan semua
Am F
cintaku hanya satu
C Dm
tersimpan di hatimu

[coda] Am F C G Am F C Dm F

Kamu Yang Pertama

[intro] G D Em C 2x

G
Berawal dari cintaku pertama
Em
Diawal ku jumpa
C
Kamu benar membuatku tergila-gila
D
Ke langit jadinya

G
Kau pun kiriminkan seribu puisi cinta
Em
Tak pernah ku duga
C
Ku balas kamu dengan senyuman manja
D
Kau hanya tertawa

C
Malu-malu tapi mau Ku lihat sayang
Bm
Tampak jelas di matamu
Am
Lama-lama kau mendekat Ku lihat sayang
D
Katakan cinta untukku

[chorus]
G C
Kamu memang yang pertama cinta
G D
Menyentuh pipiku dengan manja
Em C
Karena kamu yang ku rasa cinta
G D
Mendapatkan segalanya

G
Kau mulai lagi dengan tingkah lakumu
Em
Ku tersipu malu
C
Kau titip salam lewat mentariku
D
Berdegup jantungku

C
Malu-malu tapi mau Ku lihat sayang
Bm
Tampak jelas di matamu
Am
Lama-lama kau mendekat Ku lihat sayang
D
Katakan cinta untukku

Kamu Yang Pertama

[intro] G D Em C 2x

G
Berawal dari cintaku pertama
Em
Diawal ku jumpa
C
Kamu benar membuatku tergila-gila
D
Ke langit jadinya

G
Kau pun kiriminkan seribu puisi cinta
Em
Tak pernah ku duga
C
Ku balas kamu dengan senyuman manja
D
Kau hanya tertawa

C
Malu-malu tapi mau Ku lihat sayang
Bm
Tampak jelas di matamu
Am
Lama-lama kau mendekat Ku lihat sayang
D
Katakan cinta untukku

[chorus]
G C
Kamu memang yang pertama cinta
G D
Menyentuh pipiku dengan manja
Em C
Karena kamu yang ku rasa cinta
G D
Mendapatkan segalanya

G
Kau mulai lagi dengan tingkah lakumu
Em
Ku tersipu malu
C
Kau titip salam lewat mentariku
D
Berdegup jantungku

C
Malu-malu tapi mau Ku lihat sayang
Bm
Tampak jelas di matamu
Am
Lama-lama kau mendekat Ku lihat sayang
D
Katakan cinta untukku

Kriteria Suami Desi

1. Tak suka melirik wanita lain;
2. Tidak pernah menampar istri;
3. Tidak lari dari tanggung jawab dan.
dengan berani dia bilang syarat ke
empat,
4. Memuaskan di tempat tidur.

Esok hari rumahnya di ketok. Dhok…dhok…dhok… Si Desy kaget bukan main. Di depannya ada pria buta tanpa tangan, dan kaki.

“Apakah anda Desy?” Tanya si pria.

“Benar, anda siapa?” Jawab Desy.

“Saya mau melamar anda” kata pria tersebut.

“Wah nekat bener orang ini.” pikir si Desy.

Pria yang memakai kursi roda itu berkata, ” Saya ini buta, jadi tidak mungkin melirik wanita lain, saya tidak punya tangan, mana mungkin bisa memukul anda. Saya juga tidak punya kaki, jelas tak akan lari.”

“Tapi apakah anda mampu memuaskan saya?” Ujar Desy.

“Anda benar-benar menyepelekan saya, anda pikir saya tadi mengetok pintu pake apa?!”

Desi,”#*@$?+”@*+..?!?!?” (Pingsan)

Soekarno suka perempuan,
Suharto takut perempuan,
Habibie kayak perempuan,
A.Wahid ngga tahu perempuan,
Megawati emang perempuan,
SBY disukai perempuan…soalnya kebanyakan perempuan gak suka “lebih cepat lebih baik”..perempuan lebih suka”lanjutkan..lanjutkan.”

Ada 3 sahabat: Kura2, Kodok, Ulat Kaki 1000..
Mereka sedang merayakan ultah si Kura2 di rumahnya Kura2.
Gak lama si Kodok nanya,”Kur, gak ada rokok nih?”
“Gak ada, Dok. Lupa beli gw.. Beli gih Dok!” kata kura2.
“Ah gila! Masa lo yang ulang taun gw yang suruh beli?! Lo juga kan tuan rumah Kur. Edaaann lu!!” bantah Kodok.
“Gw kalo jalan lelet Dok.. Ya udah, si Ulet Kaki 1000 aja yang beli. Tolong ya Let..” bujuk Kura2.
“Hmmm… Ya udah deh gpp. Sini duitnya..” kata Ulet.
Pergilah si ulet… 1 jam… 2 jam… 3 jam…. Ulet gak pulang2.. Kodok & kura2 pun resah dan kesal si Ulet gak pulang2..
“Ke mana ya si Ulet, Dok?” tanya Kura2.
“Tau nih.. Lama banget. Susulin aja yuk!” ajak si Kodok.
Begitu buka pintu mau keluar rumah.. Alangkah kagetnya Kodok dan Kura2 ngeliat si Ulet masih di depan pintu, blom pergi2 juga..
“Woy, ngapain aja dari tadi di sini? Qta pada nungguin juga! Mana rokoknya?” tanya si Kodok.
“Rokok gigi lo peyang!! Gw blom beli rokok!!” bantah si Ulet.
“Lahh??? 3 jam ke mana aja lo gak beli2 rokok??” bentak si Kura2.
Si Ulet Kaki 1000pun marah… “Lu pade gak liat gw lagi pake sepatu…!!!!

AWAS GILA

Seorang murid Sekolah Dasar yang mempunyai sifat kritis bertanya kepada gurunya.

Murid : “Pak, kenapa lambang negara kita burung garuda?”

Guru : “Karena sesuai dengan hari kemerdekaan kita, 17 Agustus 1945, 17adalah jumlah bulu di sayap, 08 (Agustus) adalah jumlah bulu di ekor,dan 45 adalah jumlah bulu yang berada di leher.”

Murid :”Lalu mengapa negara kita merdeka tanggal 17 Agustus bukan tanggal yang lain, tanggal 02 Januari misalnya…?”

Guru : “Ehmmm, kalau kita merdeka tanggal 02 Januari maka lambangnegara kita bukan lagi burung garuda melainkan capung, dengan dua sayapdan satu ekor.”

Lantunuan kidung cinta menaglun sedih…..

Terlintas satu luka sudahi aku……..

Bagai langit runtuhan dunia jiwaku….

Terhimpit keluhnya kepedihan batinku….

Mengapa Sekarang kau inginkan ku lagi….

Agar kau toreh luka yang kedua kali…..

Tak mungkin ku bisa lagi menyayangmu…..

Sementara sakitnya masih membayangi…..

Tiada puaskah kau campakkan diriku……

Luluhkan segala makna sucinya hadirku….

Bagai langit runtuhan dunia jiwaku….

Terhimpit keluhnya kepedihan batinku….

Mengapa Sekarang kau inginkan ku lagi….

Agar kau toreh luka yang kedua kali…..

Tak mungkin ku bisa lagi menyayangmu…..

Sementara sakitnya masih membayangi…..

Bukan ku tak bisa maafkan dirimu……

Namun hatiku tlah tertutup untukmu….

Dan perilakumu……

Mengapa Sekarang kau inginkan ku lagi….

Agar kau toreh luka yang kedua kali…..

Tak mungkin ku bisa lagi menyayangmu…..

Sementara sakitnya masih membayangi…..

Lantunuan kidung cinta menaglun sedih…..

Terlintas satu luka sudahi aku……..

Bagai langit runtuhan dunia jiwaku….

Terhimpit keluhnya kepedihan batinku….

Mengapa Sekarang kau inginkan ku lagi….

Agar kau toreh luka yang kedua kali…..

Tak mungkin ku bisa lagi menyayangmu…..

Sementara sakitnya masih membayangi…..

Tiada puaskah kau campakkan diriku……

Luluhkan segala makna sucinya hadirku….

Bagai langit runtuhan dunia jiwaku….

Terhimpit keluhnya kepedihan batinku….

Mengapa Sekarang kau inginkan ku lagi….

Agar kau toreh luka yang kedua kali…..

Tak mungkin ku bisa lagi menyayangmu…..

Sementara sakitnya masih membayangi…..

Bukan ku tak bisa maafkan dirimu……

Namun hatiku tlah tertutup untukmu….

Dan perilakumu……

Mengapa Sekarang kau inginkan ku lagi….

Agar kau toreh luka yang kedua kali…..

Tak mungkin ku bisa lagi menyayangmu…..

Sementara sakitnya masih membayangi…..

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.